Fungsi Vlookup
Sebelumnya
telah dibahas Kalau fungsi vlookup bisa
dikatakan sebagai fungsi pencarian atau referensi saat Anda perlu menemukan berbagai hal dalam
tabel atau rentang menurut baris. Kali ini, akan dibahas lebih spesifik
mengenai penerapan fungsi vlookup itu sendiri.
Back to basic. Kembali kita review fungsi vlookup :
=vlookup(lookup_value; table
array; col_index_num; [range lookup])
Keterangan:
Lookup_value : nilai yang akan dicari di
kolom pertama tabel atau rentang.
Table_array : tabel referensi yang ingin
dicari datanya yang kolom pertamanya digunakan sebagai acuan untuk nilai
lookup_value
Col_index_num : nomor kolom pada table_array
yang ingin di cari datanya.
Range_lookup : pilihan untuk menentukan nilai
yang persis atau yang mendekati. TRUE (1) untuk mencari nilai yang mendekati.
FALSE (2) untuk mencari nilai yang sama persis Jika range_lookup dikosongkan
atau tidak di isi maka otomatis dianggap sebagai TRUE.
Setelah
memahami fungsi vlookup, saya akan mencoba untuk membuat gambaran mengenai
penerapan fungsi vlookup.
Pertama, saya buat data seperti ini.
Kemudian,
data tersebut akan diidentifikasi sesuai dengan kode yang tertera. Misalnya kode
A untuk fakultas Ekonomi, B fakultas MIPA, dst.
Pada
fungsi tersebut, khususnya pada table array, jangan lupa untuk menyematkan
tanda kunci ($) tunjuannya, agar data selanjutnya yang memiliki kesamaan kode
dengan data sebelumnya dapat diidentifikasi.
Kemudian,
kolom angkatan akan diisi dengan tahun sesuai kode dari data tsb. 14 untuk
2014, 15 untuk 2015, dan 16 untuk 2016. Pada poin ini, kita mengguanakan
tambahan fungsi yaitu adanya fungsi ‘Mid’. Fungsi ini berguna untuk
mengidentifikasi kode yang terdapat di bagian tengah pada data. Contoh penggunaannya
:
=vlookup(mid(text; start_num; num_chars);
table array; col_index_num; [range lookup])
Keterangan:
Text : data
yang akan diidentifikasi
Start_num : dimulai dari
elemen ke berapa. Misalnya H 11, untuk mengidentifikasi angka 11, maka saya
memulai dari elemen ketiga. Ingat spasi juga dihitung 1 elemen.
Num_chars : Berapa elemen
yang akan diidentifikasi. Misalnya untuk mengidentifikasi angka 11, maka saya
akan mengambil 2 elemen.
Ingat,
jangan lupa untuk menyematkan tanda kunci($) pada table array. Satu lagi
tambahan, karena ‘text’ nya merupakan gabungan antara huruf dan angka, maka
sebelum kata mid, tambahkan kata value.
Terakhir,
kolom jenis kelamin akan diisi dengan dengan vlookup right. Fungsi ini untuk
mengidentifikasi elemen data dari yang paling kanan. Contohnya :
Untuk
num_charsnya, pilih berapa elemen yang akan diidentifikasi dari kanan.
Oke,
mungkin sekian dulu pembahasan kali ini. Semoga dapat dimengerti.










0 comments:
Post a Comment