Saturday, October 22, 2016

Mengenal Fungsi Excel

Mengenal Fungsi Excel

Fungsi adalah rumus yang sudah disediakan oleh microsoft excel yang akan membantu dalam proses perhitungan. Kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Pada umumnya, penulisan fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range yang harus diapit tanda kurung (). Berbicara mengenai rumus fungsi pada excel, tentu ada berbagai macam. Namun, kali ini saya akan membahas  fungsi terlebih dahulu.

1. Fungsi Sum
Ini sangat sederhana sekali, sum ini tujuannya untuk menjumlahkan sekumpulan data. Contoh penggunaannya:

          =sum(data 1:data n)
Fungsi ini berarti menjumlahkan data 1, data 2, sampai data ke n.

2. Fungsi Average
Hampir sama dengan fungsi sum, namun average tujuannya mencari rata-rata dari data. Contoh penggunaannya:
          =average(data 1:data n)
Fungsi ini berarti mencari rata-rata dari data 1, data 2, sampai data ke n.

3. Fungsi sin, cos, tan
Fungsi ini dipakai untuk menentukan nilai sin, cos, atau tan dari sebuah data.
Contoh penggunaannya :

          =sin(data n)
          =cos(data n)
=tan(data n)

Catatan: ketika Anda memasukkan nilai data n=90, maka nilai yang dihasilkan pada fungsi sin bukanlah 1 melainkan 0,893996664. Mengapa ? Karena nilai 90 tadi masih berbentuk degree (satuan derajat). Untuk itu Anda terlebih dahulu mengubahnya ke bentuk radian. Caranya :

          =sin(radians(data n))

Dengan demikian, Anda akan mendapatkan nilai 1 pada data n = 90.

4. Fungsi fact
Bagi pelajar SMA, pasti sudah kenal dengan istilah ‘faktorial’ yang dilambangkan dengan tanda seru (!). Ternyata dalam excel juga tersedia untuk menentukan faktorial.
Contoh penggunaannya :

          =fact(data n)


5. Fungsi Vlookup
Kalau fungsi vlookup bisa dikatakan sebagai fungsi pencarian atau referensi saat Anda perlu menemukan berbagai hal dalam tabel atau rentang menurut baris. Misalnya, mencari harga sesuai dengan kode atau menentukan kelas berdasarkan data. Penggunaannya dapat mempermudah untuk menentukan data yang dimaksud.
Contoh penggunaannya:

          =vlookup(lookup_value; table array; col_index_num; [range lookup])


Untuk lebih jelasnya, klik disini.


6. Fungsi if
Fungsi ini bertujuan untuk menentukan uji logika yang dijalankan. Biasanya funngsi ini digunakan untuk mengonversi nilai dari nilai angka ke nilai huruf (A, A-, B+, B, dst.)
Baiklah kali ini saya akan memberikan contoh.
Pertama, buat dulu rentang nilai. Misalnya, 85 keatas itu A, 81 sampai 85 itu A-, dst.
Kedua, masukkan fungsinya, contoh :

=IF(H6>85;"A";IF(H6>=81;"A-";IF(H6>=76;"B+";IF(H6>=71;"B";IF(H6>=66;"B-";IF(H6>=61;"C+";IF(H6>=51;"C";IF(H6>=45;"D";"E"))))))))


Jangan pusing yah, itu artinya, jika tabel H6 nilainya diatas 85 maka akan menjadi A, jika nilai tabel H6 lebih besar atau samadengan 81 maka nilainya A-, dst.

0 comments:

Post a Comment

 
Finn - Adventure Time Link Select